tercemar. Hal ini disebabkan karena para petani menggunakan pestisida. Pestisida memang dapat membunuh hama yang mengganggu tanaman. Namun, pestisida juga dapat membunuh hewan dan mikroorganisme yang penting.
Sisa pestisida, seperti DDT (dikloro difenil trikklorotana), mula-mula masuk ke system air. Sisa pestisida ini akan membunuh plankton (makanan ikan-ikan kecil). Plankton yang mampu bertahan akan dimakan oleh ikan-ikan kecil. Tetapi, plankton ini mengandung DDT. Akibatnya, ikan-ikan kecil pun mengandung DDT dalam tubuhnya. Ikan-ikan kecil selanjutnya dimakan oleh ikan yang besar Akibatnya, didalam tubuh ikan besar tertimbun sisa DDT. Manusia yang memakan ikan-ikan besar pun ikut menikmati DDT. Hal ini dapat membahayakan kesehatan manusia, seperti keracunan makanan.
Temukan informasi penting dari gambar di atas berkaitan dengan perilaku manusia
yang mempengaruhi alam!
1. Sebutkan lingkungan alam sebagai karunia Tuhan YME yang tampak pada gambar di atas! Lingkungan alam laut.
2. Jelaskan peristiwa yang nampak pada gambar! Pada gambar nampak seseorang yang membuang sampah ke laut.
Siti dan teman-teman telah memahami bahaya perilaku membuang sampah ke sungai. Pak Tagor menceritakan salah satu bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan jika berlebihan dalam menggunakannya, yakni pestisida. Simak cerita Pak Tagor di bawah ini.
Studi Pustaka
DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN PESTISIDA
Pestisida merupakan bahan kimia beracun yang digunakan untuk mengendalikan jasad pengganggu yang merugikan kepentingan manusia. Di Indonesia petani yang paling banyak menggunakan berbagai jenis pestisida ialah petani sayuran, petani tanaman pangan, dan petani tanaman hortikultura buah-buahan. Pestisida memang banyak memberi manfaat dan keuntungan. Keuntungan itu diantaranya: cepat menurunkan populasi jasad pengganggu tanaman, mudah dan praktis cara penggunaannya, mudah diproduksi secara besar-besaran, serta mudah diangkut dan disimpan. Manfaat lain adalah secara ekonomi penggunaan pestisida relatif menguntungkan
Namun, bukan berarti penggunaan pestisida tidak menimbulkan dampak buruk. Akhir-akhir ini disadari bahwa pemakaian pestisida, khususnya pestisida sintetis, ibarat pisau bermata dua. Di balik manfaatnya yang besar bagi peningkatan produksi pertanian, terselubung bahaya mengerikan. Dampak buruk penggunaan pestisida dapat dikelompokkan atas 3 bagian sebagai berikut.
1. Pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia.
2. Pestisida berpengaruh buruk terhadap kualitas lingkungan.
3. Pestisida meningkatkan perkembangan populasi jasad penganggu tanaman.
1. Apakah pestisida itu? Pestisida merupakan bahan kimia beracun yang digunakan untuk mengendalikan jasad pengganggu yang merugikan kepentingan manusia.
2. Mengapa penggunaan pestisida yang berlebihan akan berdampak negatif? Pada umumnya pestisida, terutama pestisida sintesis adalah biosida yang tidak saja bersifat racun terhadap jasad pengganggu sasaran. Tetapi juga dapat bersifat racun terhadap manusia dan jasad bukan target termasuk tanaman, ternak dan organisma berguna lainnya.
3. Apa saja dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pestisida yang berlebihan? Pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia , Pestisida berpengaruh buruk bagi kualitas lingkungan , dan pestisida meningkatkan jasad pengganggu tanaman
Studi Pustaka
Carilah informasi dan data dari berbagai sumber referensi (buku, majalah, koran, artikel) mengenai pencemaran yang mengakibatkan perubahan alam. Analisislah penyebab (perilaku dan benda) dan akibatnya. Tulislah hasilnya pada kolom berikut!
A. Pemakaian benda atau zat yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam
No. | Nama Benda/ Zat | Perubahan Pada Alam | Sifat | |
---|---|---|---|---|
Sebab | Akibat | |||
1. | Pupuk kimia | Penggunaan yang berlebihan dalam jangka panjang | Mengurangi kesuburan tanah, menurunkan produktivitas pertanian | Merusak |
2. | CFC (Chloro fluorocarbon) | Pemakaian CFC dalam waktu jangka panjang | Bila kadar CFC terlalu tinggi, lapisan ozon dapat semakin tipis bahkan berlubang, hal seperti ini yang akan membahayakan bumi | Merusak |
3. | Karbondioksida | Karbon dioksida berasal dari pabrik, mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil ( batubara, minyak bumi ) | Meningkatnya kadar CO2 di udara jika tidak segera diubah menjadi oksigen akan mengakibatkan efek rumah kaca. | Merusak |
4. | Detergen | Sabun dan detergen dapat menjadikan lemak dan minyak yang tadinya tidak dapat bercampur dengan air menjadi mudah bercampur | Pemakaian deterjen berlebihan dapat menyebabkan rusaknya keindahan lingkungan perairan; Terancamnya kehidupan hewan-hewan yang hidup di air; dan | Merusak |
5. | Pestisida | Pestisida dipakai untuk memberantas hama tanaman sehingga tidak mengganggu hasil produksi pertanian. | Penggunaan pestisida yang berlebihan, dapat menyebabkan hama kebal terhadapnya, bahkan memicu munculnya spesies baru. Spesies ini hanya bisa dikendalikan dengan pestisida dalam dosis yang lebih tinggi lagi. | Merusak |
No. | Perilaku/ Kegiatan Manusia | Perubahan Pada Alam | Sifat | |
---|---|---|---|---|
Sebab | Akibat | |||
1. | Penebangan pohon | Penebangan hutan secara ilegal | Hutan gundul dan gersang mengakibatkan banjir dan erosi | Merusak |
2. | Penambangan | Pengambilan bahan tambang dengan cara digali atau ditambang. | Apabila tidak dikelola dengan baik, penambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan secara keseluruhan dalam bentuk pencemaran air, tanah dan udara. | Merusak |
3. | Pembuangan limbah dan sampah sisa hasil kegiatan manusia | Sampah-sampah plastik sangat mencemari lingkungan karena hampir tidak bisa diuraikan. | Tercemarnya tanah yang mengakibatkan tanah menjadi tidak subur. | Merusak |
4. | Perburuan hewan secara liar | Hewan diburu untuk dimanfaatkan sebagai hiasan dan hewan peliharaan | Kegiatan perburuan liar dapat mengakibatkan spesies hewan tertentu terancam kepunahan. | Merusak |
5. | Menangkap ikan dengan bahan peledak | Ikan-ikan kecil juga ikut mati sehingga menurunkan tangkapan ikan selanjutnya | Jika ikan kecil mati maka kelangsungan hidup ikan menjadi terancam | Merusak |
1. Identifikasilah kegiatan-kegiatan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu yang dapat memengaruhi keseimbangan lingkungan!
2. Coba amati gambar di bawah ini dengan seksama!
Keseimbangan alam yang terganggu pada akhirnya juga mengakibatkan perubahan pada perilaku manusia.
Ayo Diskusikan
Buatlah kelompok diskusi yang beranggotakan 4 orang.
1. Diskusikan mengenai perubahan–perubahan perilaku manusia dari waktu ke waktu.Carilah informasi melalui wawancara dan observasi! Tuliskan hasilnya pada tabel berikut!
No. | Aspek | Contoh Perubahan Perilaku Manusia | ||
---|---|---|---|---|
Dulu | Sekarang | Masa depan (keberlanjutan) | ||
1. | Sosial | Interaksi dan komunikasi dilakukan dengan tatap muka langsung (kunjungan) | Dengan majunya teknologikomunikasi, interaksi dankomunikasi dilakukan dengan alat komunikasi,seperti telepon | Ketergantungan manusia akan alat komunikasi modern semakin besar |
2. | Ekonomi | Masyarakat dulu sebagian besar bekerja di bidang pertanian | Dengan kemajuan teknologi masyarakat lebih banyak bekerja di sektor industri | Sumber daya alam banyak mengalami kerusakan |
3. | Pendidikan | Jaman dulu pendidikan hanya dilakukan dalam keluaraga | Pendidikan dilaksanakan dalam lembaga pendidikan dan berjenjang dari TK sampai Perguruan tinggi | Untuk dapat bersaing dengan bangsa asing pendidikan harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. |
4. | Budaya | Jaman dulu kebudayaan masih sangat sederhana dan tradisional | Masuknya budaya asing membuat perubahan budaya dari budaya tradisional ke budaya modern | Kebudayaan asli/tradisional akan hilang digantikan oleh budaya modern |
No. | Pernyataan | Pernyataan Sikap | ||
---|---|---|---|---|
Setuju | Tidak Setuju | Alasan | ||
1. | Media massa dan elektronik memilik peran yang besar dalam mempengaruhi perubahan perilaku manusia. | √ | - | Media masa sangat berperan dalam penyebaran perubahan perilaku manusia |
2. | Pendidikan bukan alat yang tepat untuk mengubah perilaku manusia. | - | √ | Pendidikan merupakan alat yang tepat merubah perilaku manusia |
3. | Perubahan perilaku manusia selalu berdampak negatif. | - | √ | Tidak semua perubahan perilaku manusia berdampak negatif. |
4. | Orang yang tidak mau berubah adalah orang yang tidak mau maju. | √ | - | Untuk dapat maju manusia harus mau berubah. |
5. | Penggunaan teknologi modern cenderung merusak lingkungan alam. | - | √ | Penggunaan mesin-mesin dalam pemanfaatan sumber daya alam berdampak kerusakan sumber daya alam |
a. Sebutkan contoh perubahan perilaku manusia yang terjadi pada bacaan tersebut!
b. Jelaskan faktor penyebab perubahannya!
c. Jelaskan dampak perubahan perilaku manusia pada bacaan tersebut!
Perubahan perilaku setiap orang akan berdampak pada kehidupan bertetangga, termasuk juga dalam hal memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ayo Eksplorasi
1. Amatilah kehidupan bertetangga di daerah tempat tinggalmu.
Fokuskan pengamatan pada kebutuhan-kebutuhan dalam hidup bertetangga. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut!
No. | Aspek Kebutuhan | Contoh kebutuhan |
---|---|---|
1. | Jasmani | Berolahraga, makan-makanan bergizi, istirahat yang cukup dan sebagainya |
2. | Rohani | Beribadah, berekreasi atau hiburan, bersosialisasi di masyarakat, dan melakukan atau menikmati aktivitas berkesenian |
3. Apa yang akan terjadi jika di antara tetangga tidak ada sikap saling memenuhi kebutuhan ? Munculnya sifat individualisme,saling mementingkan diri sendiri (egois), dan kurangnya rasa toleransi terhadap sesama
4. Buatlah tabel kebutuhan hidup bertetangga. Kamu bisa bertanya kepada orang tua atau tetanggamu yang memiliki pengetahuan berkaitan dengan kebutuhan hidup bertetangga (Ketua RT atau RW, tokoh masyarakat)
No. | Aspek Kebutuhan | Contoh kebutuhan | Cara Memenuhi |
---|---|---|---|
1. | Fisik | Makanan, pakaian, dan tempat tinggal (rumah) | Membeli atau membuat makanan, pakaian, dan tempat tinggal |
2. | Non fisik: | Kesehatan, pendidikan, rekreasi, hiburan, rasa aman, rasa tentram. | Hidup bermasyarakat dan melaksanakan hak dan kewajiban |
Dalam sebuah hajatan, biasanya disajikan berbagai makanan, seperti jenang atau dodol. Perlu diketahui, dalam membuat adonan jenang merah diperlukan perbandingan bahan-bahan adonan yang
sesuai. Hal ini dilakukan agar menghasilkan jenang yang enak dan awet (tidak mudah berjamur).
Contoh adonan jenang merah dalam 1 kuali:
Gula merah : 16 kg
Tepung ketan : 40 kg
Perbandingan gula merah dan tepung ketan dapat dapat di tulis dalam pecahan: 16/40 pecahan 16/ 40 di tulis dalam bentuk desimal menjadi 0,4.
Untuk menghasilkan adonan yang baik, tidak hanya dua bahan itu saja yang dibutuhkan, masih harus ditambahkan bahan-bahan yang lain, misalnya:
Tepung beras : 10 kg
Kelapa parut : 12 kg
Tuliskan perbandingan tepung beras dan kelapa parut di dalam bentuk pecahan dan desimal.
10/12 = 5/6 = 0,83
Perkalian pecahan desimal
Perkalian pecahan desimal dapat dilakukan dalam dua cara. Perhatikan cara menentukan hasil perkalian pecahan desimal 0,4 x 1,2 berikut ini! Cara 1: diubah ke bentuk pecahan biasa, kemudian dikalikan.
Cara 2: langsung dikalikan dengan memperhatikan banyak angka di belakang
tanda koma
0,4 → terdapat 1 angka di belakang tanda koma (,)
1,2 → terdapat 1 angka di belakang tanda koma (,)
Pecahan desimal hasil perkaliannya mempunyai (1 + 1) angka di belakang tanda koma.
Perhatikan caranya berikut ini!
Selesaikan perkalian pecahan desimal berikut.
1. 0,5 × 0,9 = 0,45
2. 2,4 × 0,4 = 3,6
3. 0,81 × 1,5 = 1,215
4. Seorang tukang las akan menyambung 5 batang besi. Panjang setiap batang besi 0,7 meter. Bantulah tukang las menghitung panjang besi setelah disambung!
5 x 0,7 = 3,5 m
5. Sebuah bus dalam waktu 1 menit menempuh jarak 1,2 km. Jika kamu menjadi sopir bus, tentukan jarak yang telah kamu tempuh dalam waktu 22,5 menit! 27 km