Pembelajaran 5 Tema 5 Subtema 1 Kerja Keras Berbuah Kesuksesan

Pembelajaran 5 Tema 5 Subtema 1 Kerja Keras Berbuah Kesuksesan

Kita telah mengetahui nilai-nilai kerja keras, jujur, dan pantang menyerah yang dimiliki oleh para pelaku wirausaha. Apa yang kamu ketahui tentang wirausaha.

Dari asal kata, wirausaha terdiri dari kata wira (berani) dan usaha (kegiatan yang mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud). Dapat diartikan, wirausaha merupakan sebuah usaha yang dilakukan secara mandiri dan berani.

Seorang pelaku wirausaha harus berani dalam mencoba peluang usaha, berani mengeluarkan modal, berani mengelola usahanya sendiri, berani menanggung risiko, serta berani menjadi pemimpin yang mandiri atas bidang usaha yang dipilihnya. Seorang pelaku wirausaha bekerja atas inisiatifnya sendiri, dan tidak terikat dengan sebuah lembaga. Untuk dapat mencapai kesuksesan, kerja keras merupakan modal yang harus dimiliki seorang wirausahawan. Begitu pula dengan kejujuran dan ketekunan, perlu dimiliki agar peluang keberhasilan terbuka lebar.

Coba kamu perhatikan jenis-jenis kegiatan berikut. Manakah yang termasuk kegiatan wirausaha? Mana yang bukan kegiatan wirausaha? Berikan alasanmu.
KegiatanWirausahaBukan WirausahaAlasan
Pak Zainal bekerja sebagai guru di SD Negeri.-Ayah Sudin terikat dengan lembaga Kelurahan
Pak Yoyok adalah seorang
penjual bakso keliling.
Setiap pagi, ia membuat
sendiri bakso jualannya,
sebelum berkeliling.
-Pak Yoyok bekerja atas inisiatifnya sendiri, dan tidak terikat dengan sebuah lembaga
Ayah Sudin bekerja sebagai
pegawai administrasi di
kantor kelurahan.
-Ayah Sudin terikat dengan lembaga Kelurahan
Mbok Jumi seorang penjual
jamu. Ia juga meracik
sendiri jamu buatannya
untuk dijual
-Mbok Jumi bekerja atas inisiatifnya sendiri, dan tidak terikat dengan sebuah lembaga
Pak Jerry memiliki usaha
jasa pengiriman barang
keluar kota. Ia merintis
usahanya pada lima tahun
yang lalu. Sekarang ia
telah memiliki lima kantor
cabang di berbagai kota.
-Pak Jery bekerja atas inisiatifnya sendiri, dan tidak terikat dengan sebuah lembaga
Dokter Rana berpraktik
sebagai dokter umum di
puskesmas kecamatan.
-Dokter rana terikat dengan lembaga Pusekesmas Kecamatan
Apa yang kamu ketahui tentang wirausaha? Tuliskan dalam bagan diagram frayer berikut ini:

Bagaimana pengaruh usaha mereka terhadap kehidupan masyarakat di bidang sosial, budaya, dan ekonomi?

Ayo Lakukan
Amati beragam wirausaha yang ada di lingkunganmu. Lakukan wawancara dengan salah satu pelaku wirausaha yang menginspirasimu. Informasi yang perlu kamu tanyakan adalah:
  1. Siapa saja pihak yang terlibat dalam wirausaha yang dijalankannya?
  2. Ke mana produk buatannya didistribusikan?
  3. Berapa penghasilan dari wirausahanya dalam sebulan?
  4. Bagaimana pengaruh wirausaha mereka terhadap kesejahteraan keluarga? 
  5. Apakah wirausaha yang dijalankannya memiliki pengaruh dalam pelestarian budaya?
Buatlah tulisan berdasarkan hasil wawancaramu. Perhatikan bahwa tulisanmu harus menceritakan pengaruh wirausaha yang dilakukan oleh orang yang kamu wawancarai terhadap kehidupan masyarakat di bidang sosial, budaya, dan ekonomi. Tukarkan tulisan hasil wawancaramu dengan tulisan temanmu. Pelajari apa yang dihasilkan oleh jenis wirausaha yang diobservasi oleh temanmu.
    Petani Singkong Sukses Di Kampung
    Seorang petani yang tinggal di desa Karang Nunggal bernama Sahudi adalah contoh wirausahawan sukses di desa. Pada awal usahanya beliau mengelola puluahan hektar tanaman singkong dan bermitra dengan petani-petani lain dalam kelompok beliau. Beliau juga melibatkan para tetangganya sebagai pekerja di kebun singkongnya

    Selain sebagai pemimpin para petani, beliau juga menjadi agen yang menjembatani penjualan panen singkong dari petani-petani ke pabrik di sekitar wilayah lahan, baik untuk bahan baku industri tepung tapioca maupun untuk ethanol.

    Beliau mampu mengadakan jumlah singkong dalam angka 100 – 150 Ton singkong segar per harinya. Beliu mengirimkan singkong-singkong tersebut ke pabrik-pabrik pengolahan singkong yang ada di daerahnya. Seiring dengan kemajuan industri, banyak pabrik berdiri, baik pabrik tepung tapioca maupun bio fuel. Sehingga dengan kemajuan yang pesat itu otomatis permintaan pasar juga semakin tinggi, Sehingga permintaan singkongpun semakin meningkat.

    Usaha beliau diawali dari harga singkong Rp200-300 saja. Dengan keuletan dan kerja kerasnya beliau terus berusaha. Sampai pada akhirnya beliau mampu memberikan tawaran harga rata-rata Rp. 425/kg dan beliau mampu mendapatkan omset harian hingga Rp. 425 x 100.000 kg = Rp. 42,500,000 dan dengan asumsi pabrik ber operasi 25 hari kerja per bulan maka omset P Sahudi mencapai Rp. 1,062,500,000 / bulan.

    Dengan penghasilannya yang cukup besar beliau mampu menyekolahkan anak-anaknya sampai ke perguruan tinggi. Keluarga beliau termasuk keluarga yang serba kecukupan. Perjuangan dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun membuahkan hasil pada saat ini.

    Usaha yang beliau lakukan juga sangat berpengaruh terhadap kebudayaan bangsa. Seperti kita ketahui singkong merupakanan tanaman yang ditanam rakyat sejak jaman dahulu. Usaha beliau dalam mengelola tanaman singkong berperan menjaga kelangsungan singkong sebagai tanaman rakyat Indonesia. Dengan kesuksesan tersebut beliau mampu memberikan sebuah inspirasi bagi masyarakat bahwa wirausaha di desa sebagai petani singkong adalah mungkin.

    Ayo Berlatih
    Bantu Beni membuat kemasan tersebut dengan menggambar jaring-jaring kemasan pada kertas berpetak berikut ini. Cantumkan juga ukuran sisi-sisi kemasan yang akan dibuat, sesuai dengan keinginanmu:

    Cobalah untuk merangkai jaring-jaring tersebut menjadi bentuk kemasan. Jika Kamu mengukur sisi-sisi tersebut dengan cermat, maka bentuk kemasan yang kamu buat akan tertutup sempurna.

    Hitunglah volume kemasan yang kamu buat : Volume  p x l x t = 12 x 9 x 9 = 972 cm³

    Cobalah untuk merangkai jaring-jaring tersebut menjadi bentuk kemasan. Jika Kamu mengukur sisi-sisi tersebut dengan cermat, maka bentuk kemasan yang kamu buat akan tertutup sempurna.

    Ayo Menulis
    Tentu kamu masih ingat dengan kerangka laporan percobaan gula dalam air yang telah kamu buat pada pertemuan sebelumnya. Sekarang kamu akan menulis laporan berdasarkan kerangka tersebut.
    Laporanmu harus memuat:
    1. Kondisi bahan-bahan sebelum diberi perlakuan.
    2. Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam percobaan.
    3. Langkah-langkah percobaan.
    4. Kondisi bahan-bahan setelah diberi perlakuan.
    5. Kesimpulanmu atas perubahan yang terjadi.
    Perhatikan penggunaan kosakata baku dan tanda baca yang benar dalam laporanmu.
    Pernyataan UmumKemasan merupakan wadah atau tempat yang dapat melindungi produk yang berada didalamnya, disamping itu melindungi dari bahaya pencemaran yang dapat membuat produk tersebut menjadi rusak. Bahan dasar berupa lembaran kertas dapat dibentuk menjadi sebuah kemasan produk dengan cara menggunting dan memberi lem. Untuk membuat kemasan dibutuhkan alat dan bahan sebagai berikut.
    1. 1 Lembar kertas karton
    2. Pensil dan penggaris
    3. Gunting
    4. Lem
    Penjelasan ProsesInilah rangkaian proses pembuatan kemasan yang kami lakukan.
    1. Siapkan selembar kertas karton
    2. Gambarlah jaring-jaring kemasan menggunakan pensil dan penggaris
    3. Tentukan ukuran masing-masing bagian kemasan. Bagian kemasan terdiri dari alas, tutup dan bagian samping
    4. Berilah sisa ukuran sekitar 2 cm pada bagian samping dan tutup yang berguna untuk melekatkan jaring kemasan
    5. Potong mengikuti garis yang telah kita buat.
    6. Satukan masing-masing bagian kemasang menggunakan lem. Penyatuan ini dimulai dari bagian samping kemasan.
    7. Setelah masing-masing bagian disatukan bagian terakhir adalah tutup. Pada bagian tutup jangan dilem, biarkan saja terbuka karena pengeleman dilakukan jika produk sudah dimasukan dalam kemasan.
    Bahan yang sebelumnya hanya berupa lembaran kertas ternyata dapat dibentuk menjadi sebuah kemasan produk yang dapat dimanfaatkan dalam kewirausahaan.
    KesimpulanPada proses pembuatan kemasan menggunakan karton kita dapat membentuk kemasan berbentuk balok maupun kubus. Kemasan tersebut dapat digunakan untuk mengemas produk..

    Silahkan Tulis Komentar Anda